Organ Intim Sehat, Pilih Tempat Pipis Bukan Gratisan

Organ Intim Sehat, Pilih Tempat Pipis Bukan Gratisan

MENAHAN rasa buang air kecil saat menempuh perjalanan dapat berisiko mengalami infeksi saluran kencing (ISK). Karenanya, disarankan tidak perlu menunggu sampai ‘kebelet’ baru mencari tempat pemberhentian.

Namun, yang menjadi kekhawatiran adalah mengenai kebersihan toilet umum saat perjalanan mudik. Bagi wanita, toilet yang kotor akan mengganggu kebersihan genitalnya. Merekapun cenderung menahan buang air kecil.

Bagaimana tip memilih tempat untuk buang air kecil dengan memerhatikan aspek kesehatan dan kebersihan? Direktur Medis Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok, Jawa Barat, Dr Sri Widiyaningsih mengatakan, sekarang ini sudah banyak tersedia fasilitas toilet sepanjang perjalanan mudik, baik jalur pantai utara (Pantura) maupun jalur selatan. Dari sekian banyak fasilitas toilet, di antaranya ada yang membayar dan gratis.

“Fasilitas toilet sepanjang perjalanan mudik ada yang membayar, tetapi ada pula yang gratis. Nah, kalau toilet yang membayar itu biasanya bersih,” katanya di Jakarta, belum lama ini.

Terlepas dari itu, menurut Dr Sri, banyak yang bisa direkomendasikan sebagai tempat buang air kecil selama perjalanan mudik. Selain tempat yang dikomersialkan, tambah Dr Sri, masih ada beberapa tempat, seperti pom bensin atau masjid yang kebersihannya terjaga.

“Terutama kalau di masjid, itu kita bisa salat terus juga sekalian beristirahat, jadi menurut saya tidak ada masalah soal itu,” tutupnya. (fik)


View the original article here

Hepatitis Menyerang Bukan Hanya karena Virus

Hepatitis Menyerang Bukan Hanya karena Virus

HEPATITIS adalah peradangan yang muncul pada organ hati. Memang, beberapa kondisi hepatitis dapat sembuh sendiri, tetapi bisa juga berkembang menjadi fibrosis, sirosis, ataupun kanker hati.

Apa yang bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit hepatitis? Konsultan Gastroenterohepatologi RSCM, dr Irsan Hasan, SpPD-KGEH, mengatakan bahwa virus hepatitis, yakni A, B, C, D, dan E adalah penyebab paling sering seseorang terkena penyakit hepatitis.

Namun, dr Irsan menegaskan bahwa penyakit hepatitis tidak hanya disebabkan oleh virus. Penyakit peradangan hati ini juga bisa disebabkan gaya hidup tidak sehat.

"Penyakit hepatitis tidak hanya disebabkan oleh virus. Terlalu banyak minum alkohol juga bisa menyebabkan seseorang terkena hepatitis," katanya pada SOHO Global Health bertema “Hepatitis, Kenali dan Obati” di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, (15/7/2014).

"Oleh karena itu, banyak kita dengar kalau orang-orang bule terkena penyakit liver, kebanyakan karena sering minum minuman beralkohol," tambahnya.

Sementara, penyakit hepatitis juga bisa disebabkan oleh zat beracun yang berasal dari konsumsi obat-obat tertentu. Beberapa kondisi lain juga bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit hepatitis.

"Penyebab lain itu di antaranya pelemakan hati atau obesitas yang merupakan salah satu faktor risiko serta penyakit autoimun," simpulnya. (ftr)


View the original article here